Setelah melalui proses politik yang intens di DPR RI, serta pengambilan sumpah di hadapan Presiden Republik Indonesia.

Adies Kadir Akhirnya resmi menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Jabatan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan kariernya yang sebelumnya lekat dengan dunia legislatif. Pelantikan ini tidak hanya menjadi berita penting dalam politik hukum nasional, tetapi juga menimbulkan perdebatan dan harapan terhadap independensi lembaga kehakiman tertinggi di bidang Konstitusi. apatkan rangkuman berita faktual dan menarik yang memperluas wawasan Anda hanya di TRENDING ISU PUBLIK.
Latar Belakang Dan Tahapan Pengangkatan
Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui usulan Adies sebagai calon hakim konstitusi menggantikan posisi yang kosong setelah masa jabatan Arief Hidayat berakhir karena pensiun. Keputusan DPR ini kemudian menjadi dasar bagi Presiden untuk Menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9/P Tahun 2026. Tentang pengangkatan hakim konstitusi yang diajukan oleh DPR.
Adies Kadir sendiri sebelum diangkat. Sebagai hakim MK adalah seorang Wakil Ketua DPR RI. Politikus berpengalaman dari Partai Golkar, serta akademisi hukum dengan gelar profesor dan doktor. Peranannya di Komisi III DPR yang membidangi urusan hukum. Menjadi salah satu alasan DPR menilai dirinya. Layak untuk mengemban amanah baru di MK.
Prosesi Pelantikan Dan Peran Negara
Pengucapan sumpah jabatan Adies Kadir sebagai. Hakim Mahkamah Konstitusi dilakukan di Istana Negara Jakarta. Pada Kamis, 5 Februari 2026, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah pejabat negara terkait. Ini menjadi momen formal dan konstitusional yang menandai bergabungnya Adies ke dalam jajaran hakim konstitusi.
Dalam prosesi pelantikan tersebut. Adies mengenakan toga merah khas hakim MK dan kemudian. Menandatangani berita acara yang turut ditandatangani Presiden. Semua ini mencerminkan ritual resmi dan penghormatan terhadap aturan hukum yang berlaku dalam sistem peradilan Indonesia.
Pelantikan ini juga menjadi refleksi peran Presiden dan DPR dalam sistem check and balance, di mana DPR mengusulkan calon dan Presiden melakukan pengangkatan serta pengambilan sumpah. Karena itu, proses ini bukan sekedar formalitas, tetapi bagian penting dari mekanisme demokrasi dan konstitusi di Indonesia.
Baca Juga:Â Achmad Ruchyat Dorong BPJS Tingkatkan Perlindungan Pekerja Informal Dan PMI
Tantangan Dan Respons Publik

Menjadi hakim di Mahkamah Konstitusi tentu bukan tanpa tantangan. Latar belakang Adies sebagai politisi terutama dari Partai Golkar memicu berbagai diskusi di publik mengenai potensi konflik kepentingan. Sekalipun ia telah mundur dari kader Partai Golkar Sejumlah pihak tetap menyoroti.
Menanggapi isu tersebut. Adies Menyatakan Siap Menjalankan Kewajiban Sebagai Hakim Dengan adil dan profesional. Termasuk yang berkaitan dengan partai politik asalnya, guna menjaga integritas putusan MK Adies Kadir Resmi Jadi Hakim.
Harapan Untuk Independensi Dan Integritas
Ketua Mahkamah Konstitusi serta sejumlah pakar hukum menekankan bahwa meskipun Adies memiliki latar belakang politik, peran barunya menuntut independensi dan komitmen terhadap konstitusi serta prinsip keadilan. Suhartoyo, sebagai pimpinan MK, mengingatkan bahwa hakim konstitusi harus mandiri dan tidak lagi terafiliasi pada kepentingan politis manapun dalam menjalankan tugasnya.
Menjadi payung bagi Adies dalam menavigasi berbagai situasi yang menuntut netralitas penuh Kepercayaan publik pada Mahkamah konstitusi sangat bergantung pada persepsi bahwa. Bukan agenda politik atau pengaruh luar.
Adies Kadir Dan Babak Baru Mahkamah Konstitusi
Resminya Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi menandai babak baru dalam perjalanan lembaga penjaga konstitusi tersebut. Setelah bertahun-tahun berkiprah di dunia politik dan parlemen, kini Adies memasuki wilayah yang menuntut independensi, ketenangan, serta keteguhan moral dalam menafsirkan Undang-Undang Dasar 1945. Peralihan peran ini menjadi sorotan publik karena Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan strategis dalam menentukan arah hukum dan demokrasi Indonesia.
Pengalaman panjang Adies Kadir di bidang hukum dan legislasi menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi Selama di DPR RI. Ia dikenal aktif dalam pembahasan Berbagai undang-undang strategis serta isu-isu penegakan hukum. Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di POS VIRAL .
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari: kumparan.com
- Gambar Kedua dari: maklumat.id