Detik-detik menegangkan terjadi di Gate 7 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat hujan deras membuat plafon tiba-tiba jebol.
Penumpang panik berlari menyelamatkan diri, sementara petugas sigap mengamankan area terdampak. Insiden ini viral di media sosial, menimbulkan kepanikan sejenak tetapi tidak ada korban jiwa. Dapatkan informasi terbaru tentang keselamatan dan langkah antisipasi di tengah cuaca ekstrem.
Simak dan ikutin terus berita terbaru dan terviral lainnya hanya ada di TRENDING ISU PUBLIK.
Plafon Gate 7 Soetta Ambruk Hebohkan Penumpang
Pada Senin 6 April 2026, suasana di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno‑Hatta (Soetta) mendadak berubah menjadi mencekam ketika bagian plafon atau atap ruang tunggu tiba‑tiba jebol akibat hujan ekstrem yang mengguyur kawasan bandara. Kejadian ini terjadi sekitar siang hari, saat banyak calon penumpang.
Awalnya hanya terlihat rembesan air dari plafon akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Tak lama kemudian, beban air yang terus menumpuk membuat struktur atap tidak mampu menahan tekanan, hingga akhirnya sebagian panel plafon ambruk dan menyemburkan air ke bawah seperti air terjun mini.
Video video detik‑detik plafon jebol itu kemudian viral di media sosial, memperlihatkan sekilas momen dramatis ketika air deras mengguyur area ruang tunggu dan penumpang menjadi panik, berusaha mencari tempat aman. Berkat cepatnya respon penumpang dan petugas, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kepanikan Penumpang Lari Selamatkan Diri
Saat plafon mulai runtuh, suasana ruang tunggu Gate 7 berubah drastis. Banyak penumpang yang sedang duduk menunggu boarding tiba‑tiba terkejut dan berlari. Menjauhi area yang terdampak agar terhindar dari hujan deras yang tumpah ke dalam terminal.
“Massa air tiba‑tiba jatuh dari plafon lalu membuat kami langsung berdiri dan bergerak cepat ke tempat yang lebih aman,” ujar salah satu calon penumpang yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Tidak sedikit yang merekam momen itu, yang kemudian menjadi viral di berbagai kanal media sosial.
Meskipun hujan dan reruntuhan plafon sempat membuat panik, penumpang tetap tenang karena petugas bandara segera mengamankan area dan mengarahkan mereka ke ruang yang aman. Tidak ada laporan luka serius atau korban jiwa dari kejadian ini.
Baca Juga: Tragedi di Pesisir Barat, WNA Jerman Tewas Hangus Bersama Rumahnya
Cuaca Ekstrem Picu Kerusakan
Sejumlah laporan menyebut bahwa cuaca ekstrem dan hujan deras beberapa jam sebelumnya sangat memengaruhi jebolnya plafon di Gate 7. Intensitas curah hujan yang tinggi membuat air menumpuk di atas atap dan menekan struktur plafon dari bawah.
Assistant Deputy Communication dan Legal Bandara Soekarno‑Hatta menjelaskan bahwa gangguan di satu titik atap terjadi hanya sekitar 5 menit, namun petugas memperingatkan bahwa durasi singkat itu cukup menimbulkan momen berbahaya yang harus diwaspadai. Petugas kemudian segera melakukan tindakan pembersihan dan pembatasan area terdampak untuk mencegah risiko lanjutan.
Manajemen bandara menyatakan bahwa hujan lebat disertai angin kencang mempercepat kerusakan karena struktur atap menahan air dalam jumlah besar sebelum akhirnya ambrol. Tim teknis bandara menargetkan perbaikan atap selesai dalam dua hari.
Dampak dan Tanggapan Pihak Bandara
Insiden plafon yang jebol ini juga berdampak pada operasional bandara, terutama di seputar area Gate 7 Terminal 3. Meski tidak menyebabkan pembatalan besar‑besaran, maskapai mengalihkan beberapa penerbangan dan menjalankan prosedur holding untuk mengantisipasi cuaca buruk.
Pihak InJourney Airports selaku pengelola Bandara Soetta menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas kejadian tersebut dan memastikan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan standar.
Walaupun sempat menimbulkan kepanikan dan gangguan aktivitas penumpang, operasional bandara secara keseluruhan tetap berjalan normal. Langkah perbaikan segera diupayakan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari nusrainside.com