Aksi pencurian kabel lampu jalan di Jakarta Utara membuat ruas jalan gelap gulita, memicu kehebohan dan keprihatinan publik.
Warga Jakarta Utara digegerkan aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang membuat sejumlah ruas jalan gelap. Peristiwa ini, diduga dilakukan kawanan maling, cepat menjadi viral di media sosial, memicu keprihatinan publik. Polisi segera turun tangan melakukan penyelidikan intensif untuk membekuk pelaku yang meresahkan.
Dapatkan rangkuman berita faktual, menarik, dan penuh wawasan hanya di TRENDING ISU PUBLIK tempat terbaik untuk memulai hari dengan informasi terpercaya.
Misteri Kabel PJU Yang Hilang Dan Dampaknya
Rekaman video yang beredar luas menunjukkan kondisi trotoar jalan yang berantakan, dengan paving block yang seharusnya menutupi kabel PJU tampak terbongkar dan berserakan. Pelaku diduga kuat mengambil kabel-kabel yang seharusnya menghubungkan tiang lampu jalan. Kondisi ini secara langsung berkorelasi dengan padamnya lampu jalan di area terdampak.
Salah satu lokasi yang paling parah merasakan dampaknya adalah sepanjang Jalan Raya Cilincing. Perekam video dalam rekaman yang viral menduga kuat bahwa hilangnya kabel-kabel inilah penyebab utama padamnya lampu penerangan. Warga melaporkan kegelapan ini sudah terjadi beberapa waktu terakhir, menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan dan kenyamanan mereka.
Kejadian ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menimbulkan masalah keamanan. Jalanan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan menjadi celah bagi tindak kriminalitas lainnya. Masyarakat berharap polisi segera menangkap pelaku dan memperbaiki infrastruktur publik sesegera mungkin.
Respons Cepat Kepolisian, Penyelidikan Dimulai
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memonitor rekaman video yang viral mengenai dugaan pencurian kabel PJU tersebut. Tanpa menunggu laporan resmi, kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Ini menunjukkan keseriusan pihak berwajib dalam menanggapi aduan masyarakat.
Meskipun pihak yang dirugikan belum membuat laporan resmi (LP), Kompol Andry menegaskan tim penyidik tetap melanjutkan penyelidikan. “Belum ada LP tapi kita lidik dulu pelakunya,” ujarnya, menunjukkan komitmen untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya.
Masyarakat sangat mengapresiasi langkah proaktif kepolisian ini. Tim penyidik memulai penyelidikan awal untuk mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. Polisi berharap dapat segera menemukan petunjuk penting yang mengarah kepada para pencuri kabel.
Baca Juga: Terungkap! Polisi Akan Periksa Reza Arap Terkait Kematian Tragis Selebgram Lula Lahfah!
Tiga Titik TKP Pencurian di Jakarta Utara
Hasil penelusuran awal polisi menunjukkan lebih dari satu lokasi menjadi sasaran pencurian kabel PJU. Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa pelaku diduga mencuri di setidaknya tiga titik berbeda yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Ini mengindikasikan adanya sindikat atau kelompok yang terorganisir.
“TKP pencurian ada tiga titik. 1 titik TKP Koja, 2 titik TKP Cilincing,” ungkap Kompol Andry. Informasi ini penting untuk memetakan pola kejahatan dan mempersempit ruang gerak para pelaku. Wilayah Koja dan Cilincing menjadi fokus utama penyelidikan saat ini.
Kanit Reskrim Polsek Koja Polres Jakarta Utara, AKP Fernando, menambahkan bahwa Polsek Koja bersama Polres Jakarta Utara tengah intensif mengumpulkan keterangan. Mereka berkoordinasi untuk memastikan semua informasi terkait pencurian kabel tiang penerangan jalan ini dapat terhimpun secara lengkap.
Kolaborasi Polisi Buru Pelaku Dan Harapan Warga
AKP Fernando secara terpisah menyatakan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam. “Ya, sementara kita sudah menerima info tersebut dan masih melakukan penyelidikan,” katanya singkat, menunjukkan bahwa proses hukum sedang berjalan. Koordinasi antar unit dan wilayah sangat penting dalam kasus seperti ini.
Polsek Koja dan Polres Jakarta Utara bekerja sama untuk mempercepat penangkapan para pelaku. Pengumpulan keterangan dari saksi dan bukti di lapangan menjadi prioritas. Tujuannya adalah untuk membongkar jaringan pencurian kabel yang meresahkan ini.
Masyarakat berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan mengembalikan fungsi penerangan jalan umum. Kondisi jalan yang terang sangat krusial untuk keselamatan dan kenyamanan warga, terutama saat malam hari. Ini juga sebagai pelajaran agar tidak ada lagi yang berani merusak fasilitas publik.
Simak dan ikuti terus beragam informasi terbaru, terhangat, dan paling viral hanya di TRENDING ISU PUBLIK, sumber berita pilihan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari kumparan.com
- Gambar Kedua dari suara.com